sebenarnya saat ini aku sedang menabung untuk membeli kucing.
sudah sejak lama aku menginginkan peliharaan kucing, tetapi selama ini orang tuaku tidak mengizinkan *snif
mungkin karena bulu kucing yang berbahaya bagi kesehatanku.
tapi aku sangat ingin memilikinya, pikir-pikir untuk menghilangkan stress dengan tugas sekolah.
yang pertama aku kasih nama "ibuke" hehe aneh bukan, itu karena dia adalah kucing betina yang sudah berulang kali melahirkan anak. suatu saat ketika tante ku menyadari betapa hebatnya dia dalam menangkap tikus akhirnya "ibuke" dibawa ke tokonya yang berada di daerah kota untuk mengusir tikus yang merugikan usaha tante ku. okelah, bye-bye "ibuke" berat melepasmu *snif
beberapa bulan kemudian aku main ke toko tante ku dengan saudara sepupuku. aku bertanya padanya dimana "ibuke" ? lalu dia bilang karena tikus disini terlalu besar akhirnya "ibuke" pergi ke rumah belakang dan jarang kembali kesini ... ohhh gosh[hehe kayak shiroi]
yang kedua...
aku memiliki dua ekor anak kucing jantan dan betina, aku lupa tentang keberadaan ibunya [gomen].
aku selalu menjaga dan mengurusi mereka. yang betina aku beri nama "tini" sedangkan yang jantan aku beri nama "tono". okelah aneh, setidaknya nama itu tidak mainstream untuk kucing [hoho maafkan aku wahai pemilik nama tono tini].
ada suatu kejadian dimana ketika tono dan tini sedang tidur siang di halaman tiba-tiba ayahku tidak sengaja menginjak salah satu kaki belakang tono. tono bersembunyi dan tidak mau keluar dan aku begitu khawatir, dengan kemampuan yang aku punya aku balut kaki tono yang sakit dengan stik es cream sebagai bidainya, dan itu sepertinya membantunya dalam berjalan ^^.
hiya... sebenarnya ayahku berencana membuang tini dan tono, tetapi karena kejadian ini mungkin karena ayah menyesal, beliau menunda membuang mereka [haha yokata ^^]
hmfp.. tapi setelah beberapa minggu kaki tono sembuh ayahku membuang mereka.
kejadian itu berlangnsung saat aku sekolah, saat aku tiba di rumah aku mencari mereka. aku panggil-panggil tetapi ternyata mereka tidak datang. adikku yang juga ikut membuangnya memberitahu ku. aku serasa kecewa dan marah. aku tanya adikku kemana kucing itu dibuang. aku tidak yakin ini namanya di buang... kalian tahu saat aku mengikuti adikku pergi menunjukkan tempat kucing itu dibuang ternyata hanya di rumah pak rt barat rumahku -__- [gak niat buang]
yosh~ akhirnya aku bawa pulang lagi kucingnya ^^ [hohoho aku berhasil menemui mereka]
saat sampai rumah ayahku kaget kenapa kucingnya kembali..
aku tidak tahu ternyata ayahku keras kepala, beliau kembali membuang tini dan tono kembali, kali ini tempatnya lumayan jauh, dan mustahil bagiku untuk datang kesana. yah... sudahlah mereka hilang untuk selamanya.
aku tidak tahu ternyata ayahku keras kepala, beliau kembali membuang tini dan tono kembali, kali ini tempatnya lumayan jauh, dan mustahil bagiku untuk datang kesana. yah... sudahlah mereka hilang untuk selamanya.
Tapi keajaiban terjadi [hohoho]
beberapa bulan kemudian datanglah 2 ekor anak kucing jantan dan betina, mereka memiliki warna bulu yang sama dengan tini dan tono. oh... benarkah ini.. aku sangat bahagia. tapi mereka galak, dan pemalu.
tak berlangnsung lama, ketika mereka mulai sedikit akrab dengan ku, mereka dibuang kembali oleh ayahku *snif
sebegitunyakah ayah membenci kucing.
dan hingga kini aku belum memiliki kucing lagi. tapi aku akan berusaha ^^
kawaii-nya kucing, doakan aku bisa pelihara kucing [lagi] ^^
oh iya jangan lupa juganya doakan agar ayahku mengizinkan aku [hihihi]
sayonara~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar