Jumat, 01 Agustus 2014

"MAU" pusy cat

Yo!!! Minna-sanI back,….Selamat hari lebaran, maafkan segala kesalahan yaku yang disengaja maupun tidak ^^ Minna!! Kalian tahu postingan yaku beberapa bulan yang lalu, cerita tentang “neko” itu, iya itu iya [aaakkk alay]Nah sekarang yaku juga mau posting tentang kucing lagi nih.Rencana yaku buat beli kucing pupuslah sudah. Yaku sadar masih banyak keperluan yaku yang lebih penting yang harus yaku penuhi terlebih dahulu. Yaku juga semakin sibuk sama tugas-tugas sekolah, yaku tidak pinter bagi waktu sih (- - “) uuh~Beberapa minggu yang lalu di rumahku tiba tiba ada kucing betina yang datang dalam keadaan hamil. Pertama saat yaku bertemu dengannya dia masih agresif, masih takut kalok yaku deketin. Dia selalu berada di bawah mobil.

Yaku nggak tega sama kucing itu, akhirnya yaku kasih dia makan. Yah walaupun enggak setiap hari setiap saat, tapi kucing itu semakin jinak dan nurut sama yaku. Sampai-sampai kucing betina itu melahirkan anaknya. Aku tahu kucing itu sudah beranak tapi yaku belum tahu pasti berapa jumlah anaknya. Kucing itu setiap hari datang kerumah yaku. Dan yaku hanya bisa kasih dia sosis, habis dirumah tidak ada daging, hanya ada sayur. Tiap aku panggil “pusy” kucing itu pasti langsug datang. Sepertinya dia mulai hafal dan mulai jinak.Aku tidak perduli dengan anaknya sih, aku hanya ngasih kucing itu makan tiap dia datang ke rumah, tapi tiba tiba adikku nemuin anak anak kucing itu. Ternyata mereka ada 4 dan dengan warna yang tidak jauh beda dengan induknya. Kucing betina ini sebelumnya tidak punya nama, karena dia mengeong-nya terdengar “mauw” jadi namanya “mau”“mau mau mau” unik. Di keluargaku selalu member nama peliharaan dengan nama yang aneh. Kucing betina tetangga aja mereka kasih nama “kates” coba … tapi dia sudah mati, kucing korban kasus tabrak lari.“mau” adalah induk kucing yang hebat, dia pernah jatuh karena mau mindahin anaknya ke genteng, dan badannya kebentur tepian kotak tapi mau tetep berdiri dan ngelanjutin mindahin anaknya seperti tanpa terjadi sesuatu sebelumnya.“mau” sempat pindah ke genteng sebelah jendelaku, jadi tiap dia laper dia tinggal masuk kamarku lewat jendela. “mau ” suka nungguin yaku kalok yaku lagi gak ada di rumah dia tidur di bawah kasur, tapi akhir akhir ini dia tidur di kasur yaku, tepat di tengaah kasur ( -_- ) nglunjak nih kucing…Tiap pagi saat yaku membuka jendela pasti yaku bisa melihat anak-anak “mau” lagi bermain sama induknya, sampek tetanggaku protes sama aku, soalnya genteng yang buat mainan “mau” sama anak-anaknya adalah genteng tetangga ku, dan mereka menimbulkan suara yang mengganggu. Tapi melihat mereka sangat lucu. Anak anak “mau” penakut, mereka sulit didekati.




Tidak lama, mereka pindah dari genteng, entah kemana mereka pindah tapi beberapa hari  kemudian mereka pindah lagi ke garasi bawah rumahku. Kali ini anak anak “mau” sudah besar tapi masih minum susu induknya. “mau” selalu mengeluarkan suara ngeongan yang mengganggu dengan tanpa henti jika dia lapar. Dia hebat! Jika yaku sudah menemukan makanan tidak dia langsung makan, melainkan “mau” kasih ke anak-anaknya. Begitu seterusnya.Tadi siang juga demikian. Aku buatkan “mau” makanan dari campuran ikan teri dan nasi, ditambah ikan hias rumahku (ikan mati maksudnya). Saat aku kasih makanan itu, “mau” langsung menggigit ikan hias yang aku kasih itu, tappi tiba-tiba anak anak “mau” datang, langsung deh sama “mau” di letakkan lagi, engak jadi dia makan. Begitu juga sama makanannya. “mau” nungguin anak-anaknya makan dulu sampai mereka kenyang. Setelah anak-anaknya pergi karena kenyang, “mau” makan makana yang anak-anaknnya sisakan.Meskipun “mau”itu kucing tapi aku salut sama dia. “mau” ibu kucing yang keren. Walau terkadang menyebalkan (^^)
“mau” watashi wa anata ga suki desu (^^) hehe

perkembangan info baru nih, setelah siangnya aku nulis ini malemnya merega migrasi entah pindah kemana ( -_-) ukkkh 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar